Minggu, 03 Januari 2016

tugas bahasa indonesia 2


A.    Artikel, sumber dari papan reklame




B. Ejaan :
            pada ejaan “Apotik” seharusnya diganti menjadi “Apotek”. Perlu diingat dari kata tersebut “apotek-apoteker” dan bukan “apotik-apotiker”.

 C. Kalimat :
            “Sekretaris Daerah Kota Solo, Budi Suharto mengungkapkan pemotongan tersebut akan mulai diujicobakan mulai 1 Oktober mendatang. Sebagai pilot project, kebijakan tersebut akan diberlakukan pertama kali di bagian Sekretariat Daerah, di mana terdapat sekitar 325 PNS yang bertugas.”

Inilah analisis alinea tersebut.
1.      Ke tidaktepatan penggunaan tanda baca koma ( , ) setelah kata Kota Solo mengakibatkan ketaknyamanan bagi pembaca berita. Pembatasan subjek-predikat pada frasa Sekretaris Daerah Kota Solo, Budi Suharto mengungkapkan dengan tanda baca koma ( , ) akan makin menyamankan pembaca.
2.      Pada kalimat pertama terdapat bentuk pleonasme. pleonasme artinya penambahan yang tidak perlu. Pleonasme terletak pada kata: akan, mulai, mendatang.
3.      Nah, analisis terakhir tertuju pada kata depan di mana. Persoalan ini dihadapi oleh banyak wartawan di berbagai media cetak. Kalimat tersebut terkesan bertele-tele, meski ada upaya peringkasan. Eksekusi pemilihan kata di mana, yang mana, dan sejenisnya hanya untuk memudahkan penulis merangkai dan mengakhiri semua kalimat tanpa mengindahkan kaidah yang tepat; boleh jadi merupakan ekspektasi tingkat stres sang penulis karena kesulitan memilih diksi yang tepat. Wallahu alam.

Inilah saran perbaikan paragraf tersebut.

Sekretaris Daerah Kota Solo Budi Suharto mengungkapkan, pemotongan tersebut diujicobakan mulai 1 Oktober. Sebagai proyek utama, kebijakan itu akan diberlakukan pertama kali di bagian Sekretariat Daerah. Di bagian tersebut terdapat sekitar 325 PNS.”



D. Kesimpulan :
          Bahasa Indonesia baku adalah bahasa yang sesuai dengan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) dan mempunyai fungsi sebagai bahasa Tosnel, digunakan pada acara-acara resmi, siaran-siaran Tesrol, saat berkomunikasi dengan orang yang dihargai, dan lain-lain.
Singkatnya Ciri-ciri Bahasa Indonesia Baku adalah sebagai berikut :
Memakai ucapan baku (pada bahasa lisan yaitu ucapan yang tidak terpengaruh oleh ucapan bahasa daerah dan dialeg-dialeg yang ada)
•    Memakai EYD (16 Agustus 1972)
•    Memakai peristilaan resmi yaitu pedoman umum pembentukan istilah
•    Menghindari pemakaian unsur-unsur yang terpengaruh oleh bahasa-bahasa dialeg baik leksikal maupun gramatikal. Yang dimaksud leksikal ialah unsur bahasa yang berupa kata, sedangkan gramatikal ialah unsur yang bersifat ketata bahasaan.
Sebagaimana diketetahui dari pembahasan materi diatas ditemukan Ada 8 penyebab ketidakbakuan kalimat dalam Bahasa Indonesia yauit sebagai berikut :
1. Pelesapan imbuhan.
2. Pemborosan penggunaan kata.
3. Ketidaktepatan pemilihan kata.
4. Penggunaan konjungsi ganda.
5. Kerancuan bentuk.
6. Kesalahan ejaan.
7. Pelesapan salah satu fungsi kalimat.
8. Kesalahan struktur kalimat.



TUGAS SOFTSKILL BAHASA INDONESIA

TUGAS 3.1
ALINEA PEMBUKA
Puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Tuhan yang maha Esa, atas rahmat dan karunianya yang berlimpah dan senantiasa  selalu menyertai  seluruh  tugas dan tanggung jawab, sehingga saya dapat menyelesaikan Makalah tentang “Budaya tradisional jepang” ini sesuai dengan ketentuan dan waktu yang ditentukan walau belum sempurna. Makalah ini disusun berdasarkan ilmu dan pengalaman yang saya peroleh selama melaksanakan pembelajaran di sekolah MAN 6 dan disetiap kesempatan yang ada.
       ALINEA ISI
Jepang (bahasa Jepang: 日本 Nippon/Nihon, nama resmi: Nipponkoku/Nihonkoku adalah sebuah negara kepulauan di Asia Timur. Letaknya di ujung barat Samudra Pasifik, di sebelah timur Laut Jepang, dan bertetangga dengan Republik Rakyat Cina, Korea, dan Rusia. Pulau-pulau paling utara berada di Laut Okhotsk, dan wilayah paling selatan berupa kelompok pulau-pulau kecil di Laut Cina Timur, tepatnya di sebelah selatan Okinawa yang bertetangga dengan Taiwan.
Jepang merupakan Negara yang di juluki Negara matahari dan Negara bunga sakura, mengapa demikian? Karena di Negara jepang mayoritas beragama Shinto yang menyembah matahari sehingga disebut Negara matahari, sedangkan julukan Negara bunga sakura di berikan karena banyak bunga sakura yang tumbuh si tanah jepang, bahkan untuk menyambut musim semi sakura orang jepang mempunyai suatu tradisi, yaitu biasa disebut perayaan hanami (perayaan melihat mekarnya bunga) sebagai symbol kebahagiaan karena datangnya musim semi, di mana di saat itu bunga sakura mekar dengan cantiknya. Di setiap budayanya mempunyai arti tersendiri. Dari zaman jomon sampai zaman hesei sekarang, orang jepan mampu melestarikan kebudayaannya sendiri.

Kebudayaan Jepang

Jepang yang mempunyai kebudayaan yang unik membuat Negara bunga sakura itu banyak di kenal masyarakat dunia salah satunya Indonesia. kebudayaan jepang yang sampai saat ini masih dilakukan dalam berbagai kesempatan misalkan perayaan hanami, di karenakan masyarakat jepang mencintai kebudayaannya sendiri dan mau menjaganya. Orang jepang mau memakai pakaian seberat dan setebal kimono untuk sekedar menghadiri upacara resepsi pernikahan, sekarang kita tahu bagaimana cintanya warga jepang pada kebudayaannya sendiri. Adakalanya kita perlu mengetahui seperti apa kebudayaan jepang itu, mungkin dengan mengetahui beberapa kebudayaan jepang kita bisa sedikit meniru cara melestarikan kebudayaannya, mungkin bisa saja kebudayaan kita tetap terjaga dan tetap di lakukan seperti kebudayaan jepang.
beberapa contoh kebudayaan jepang:
1. Acara Tahunan
2. Perayaan hanami
3. Samurai
4. Shogun
5. Baju tradisional jepang
6. Geisha
7. Festival (Matsuri)
8. Sumo
9. Pemandian Umum
10. Musik Tradisional
11. Upacara Minum Teh
2.1.1 Acara Tahunan
Berikut adalah hari libur nasional Jepang dan beberapa yang paling penting acara nasional tahunan lainnya. Selain itu, ada banyak festival tahunan lokal. Kami event calendar dapat dimintai untuk tanggal-tanggal.
1. Januari 1 (hari libur nasional)
Tahun Baru (shogatsu): Ini adalah hari libur paling penting di Jepang. Sementara hanya 1 Januari ditetapkan sebagai hari libur nasional, banyak perusahaan yang tetap tertutup hingga Januari 3. Informasi lebih lanjut tersedia pada Tahun Baru halaman.
2. Senin kedua Januari (libur nasional)
Coming of Age (seijin no hi): Kedatangan usia 20 tahun laki-laki dan perempuan dirayakan pada hari libur nasional ini. Informasi lebih lanjut tersedia pada Coming of Age halaman.
3. Februari 3
Awal musim semi (Setsubun): Setsubun bukan hari libur nasional, tapi dirayakan di tempat-tempat suci dan kuil-kuil nasional. Informasi lebih lanjut tersedia di Setsubun halaman.
4. Februari 11 (hari libur nasional)
Hari Pembentukan Negara (kenkoku kinenbi): Menurut Jepang awal sejarah mencatat, pada hari ini pada tahun 660 SM Jepang pertama kaisar dinobatkan.
5. Februari 14
Hari Valentine: Di Jepang, wanita memberikan coklat kepada orang-orang di Hari Valentine. Ini bukan hari libur nasional.
6. Maret 3
Doll’s Festival (hina Matsuri): Gadis juga disebut festival.
7. Maret 14
White Day: Kebalikan dari Hari Valentine: Pria memberikan kue atau cokelat kepada perempuan. Ini bukan hari libur nasional.
8. Sekitar Maret 20 (libur nasional)
Eqinox Spring Day (shunbun no hi): Kuburan yang dikunjungi selama seminggu (ohigan) dari Equinox Day.
9. April 29 (hari libur nasional)
Showa Day (Showa no hi): Ulang tahun mantan Kaisar Showa. Sebelum tahun 2007, 29 April dikenal sebagai Hari Hijau (sekarang dirayakan pada 4 Mei). Hari Showa adalah bagian dari Golden Week.
10. Mei 3 (libur nasional)
Hari Konstitusi (Kenpo kinenbi): Hari libur nasional mengingat konstitusi baru, yang diberlakukan setelah perang. Informasi lebih lanjut tersedia di Golden Week halaman.
11. May 4 (hari libur nasional)
Greenery Day (midori no hi): Hingga 2006, Hari Hijau dirayakan pada tanggal 29 April, mantan Kaisar Showa ulang tahun, karena kaisar cinta untuk tanaman dan alam. Sekarang dirayakan pada 4 Mei dan merupakan bagian dari Golden Week.
12. 5 Mei (hari libur nasional)
Children’s Day (Kodomo no hi): Anak laki-laki juga disebut festival. Informasi lebih lanjut tersedia di Golden Week halaman.
13. Juli / Agustus 7
Bintang Festival (Tanabata): Tanabata adalah sebuah festival bukan hari libur nasional.
14. Senin ketiga Juli (hari libur nasional)
Ocean Day (umi no hi): Seorang baru saja diperkenalkan hari libur nasional untuk merayakan laut. Hari menandai kembalinya Kaisar Meiji dari sebuah perahu perjalanan ke Hokkaido pada tahun 1876.
15. Juli / Agustus 13-15
Obon: Obon adalah sebuah festival untuk memperingati almarhum leluhur.
16. Senin ketiga September (hari libur nasional)
Penghormatan Orang Lanjut Usia (keiro no hi): Menghormati orang tua dan umur panjang yang dirayakan pada hari libur nasional ini.
17. Sekitar September 23 (hari libur nasional)
Autum Equinox Day (shubun no hi): Kuburan yang dikunjungi selama seminggu (ohigan) dari Equinox Day.
18. Senin kedua Oktober (hari libur nasional)
Hari Olahraga dan Kesehatan (taiiku no hi): Pada hari itu di tahun 1964, Olimpiade dari Tokyo dibuka.
19. November 3 (libur nasional)
Hari Kebudayaan (Bunka no hi):
Satu hari untuk promosi budaya dan cinta kebebasan dan damai. Pada hari budaya, sekolah dan pemerintah yang dipilih orang untuk penghargaan khusus mereka, budaya prestasi.
20. November 15
Tujuh-Lima-Tiga (shichigosan):
Sebuah festival untuk anak-anak, Shichigosan bukan hari libur nasional. Informasi lebih lanjut tersedia di Shichigosan halaman.
21. November 23 (hari libur nasional)
Labour Thanksgiving Day (kansha tidak kinro hi):
Hari libur nasional untuk menghormati tenaga kerja.
22. Desember 23 (hari libur nasional)
Ulang Tahun Kaisar (Tenno tidak tanjobi):
Ulang tahun saat ini kaisar selalu merupakan hari libur nasional. Jika kaisar perubahan, perubahan hari libur nasional pada tanggal ulang tahun kaisar baru.
23. 24-25 Desember
Natal : Natal bukan hari libur nasional, tetapi dirayakan oleh peningkatan jumlah Jepang. Informasi lebih lanjut tersedia pada Natal halaman.
24. Desember 31
New Year’s Eve (omisoka): 31 Desember bukan hari libur nasional. Informasi lebih lanjut tersedia pada Tahun Baru halaman.
Jika hari libur nasional jatuh pada hari Minggu, hari Senin berikutnya juga akan menjadi hari libur. Jika hari terletak di antara dua hari libur nasional, hari ini juga akan berubah menjadi sebuah hari libur.
2.1.2 Perayaan Hanami
Hanami (hana wo miru = melihat bunga) atau ohanami adalah tradisi Jepang dalam menikmati keindahan bunga, khususnya bunga sakura. Mekarnya bunga sakura merupakan lambang kebahagiaan telah tibanya musim semi. Selain itu, hanami juga berarti piknik dengan menggelar tikar untuk pesta makan-makan di bawah pohon sakura. Rombongan demi rombongan berpiknik menggelar tikar dan duduk-duduk di bawah pepohonan sakura untuk bergembira bersama, minum sake, makan makanan khas Jepang, dan lain-lain layaknya pesta kebun. Semuanya bergembira. Ada kelompok keluarga, ada kelompok perusahaan, organisasi, sekolah dan lain-lain.
2.1.3 Samurai
Istilah samurai, pada awalnya mengacu kepada “seseorang yang mengabdi kepada bangsawan”. Pada zaman Nara, (710 – 784), istilah ini diucapkan saburau dan kemudian menjadi saburai. Selain itu terdapat pula istilah lain yang mengacu kepada samurai yakni bushi. Istilah bushi yang berarti “orang yang dipersenjatai/kaum militer”, pertama kali muncul di dalam Shoku Nihongi, pada bagian catatan itu tertulis “secara umum, rakyat dan pejuang (bushi) adalah harta negara”. Kemudian berikutnya istilah samurai dan bushi menjadi sinonim pada akhir abad ke-12 (zaman Kamakura).
2.1.4 Shogun (Sei-i Taishogun)
Shogun adalah istilah bahasa Jepang yang berarti jenderal. Dalam konteks sejarah Jepang, bila disebut pejabat shogun maka yang dimaksudkan adalah Sei-i Taishogun yang berarti Panglima Tertinggi Pasukan Ekspedisi melawan Orang Biadab (istilah “Taishogun” berarti panglima angkatan bersenjata). Sei-i Taishogun merupakan salah satu jabatan jenderal yang dibuat di luar sistem Taiho Ritsuryo. Jabatan Sei-i Taishogun dihapus sejak Restorasi Meiji. Walaupun demikian, dalam bahasa Jepang, istilah shogun yang berarti jenderal dalam kemiliteran tetap digunakan hingga sekarang.
2.1.5 Baju Tradisional jepang
Baju tradisional jepang adalah kimono, kimono di bagi menjadi 2 macam yaitu kimonowanita dan kimono pria. Kimono wanita ini masih di bagi menjadi beberapa macam diantaranya adalah:
1. Kurotomesode: kimono paling formal dan biasanya di pakai wanita yang sudah menikah.
2. Irotomesode: kimono yang di pakai oleh wanita dewasa yang sudah menikah/belum menikah untuk menghadiri acara formal.
3. Furisode: adalah kimono paling formal untuk wanita muda yang belum menikah.
4. Homongi: adalah kimono formal untuk wanita, sudah menikah atau belum menikah.
5. Iromuji: adalah kimono semiformal, namun bisa dijadikan kimono formal bila iromuji tersebut memiliki lambang keluarga (kamon).
6. Tsukesage: Tsukesage adalah kimono semiformal untuk wanita yang sudah atau belum menikah.
7. Komon: Komon adalah kimono santai untuk wanita yang sudah atau belum menikah.
8. Tsumugi: adalah kimono santai untuk dikenakan sehari-hari di rumah oleh wanita yang sudah atau belum menikah.
9. Yukata: adalah kimono nonformal yang dipakai pria dan wanita pada kesempatan santai di musim panas, misalnya sewaktu melihat pesta kembang api, matsuri (ennichi), atau menari pada perayaan obon.
Sedangkan kimono pria di bagi menjadi 2 yaitu: kimono formal dan kimono santai
1. Kimono formal: yaitu berupa setelan montsuki hitan dengan hakama dan haori
2. Kimono santai atau kinagashi: yaitu kimono yang di pakai sebagai pakean sehari-ahri atau ketika keluar rumah pada kesempatan tidak resmi
2.1.6 Geisha
Geisha adalah wanita penghibur profesional yang melakukan tradisional seni Jepang pada perjamuan.
Gadis-gadis yang ingin menjadi geisha, harus melalui pemagangan yang kaku selama mereka belajar berbagai kesenian tradisional seperti bermain alat musik, bernyanyi, menari, tetapi juga percakapan dan keterampilan sosial lainnya.
Di Kyoto, geisha magang disebut “maiko”.
Geisha mengenakan kimono, dan wajah mereka yang dibuat dengan sangat pucat. Sebagai turis biasa, Anda mungkin dapat melihat seorang maiko di beberapa distrik Kyoto, seperti Gion dan Pontocho atau di Kanazawa ‘s Higashi Geisha Kabupaten.
2.1.7 Festival (Matsuri)
Ada banyak festival lokal (Matsuri) di Jepang karena hampir setiap kuil merayakan salah satu sendiri. Kebanyakan festival yang diadakan setiap tahun dan merayakan kuil itu dewa atau musiman atau peristiwa sejarah. Beberapa festival yang diadakan selama beberapa hari.
Festival Floats
Mikoshi
Elemen penting adalah prosesi festival Jepang, di mana lokal kuil ‘s kami (Shinto dewa) dilaksanakan melalui kota di mikoshi (tandu). Ini adalah satu-satunya waktu tahun ketika kami meninggalkan tempat suci untuk dilaksanakan di seluruh kota.
Banyak juga fitur dihiasi festival mengapung (dashi), yang ditarik melalui kota, ditemani oleh drum dan seruling musik oleh orang-orang yang duduk di mengapung. Setiap festival memiliki karakteristik sendiri. Sementara beberapa festival yang tenang dan meditasi, banyak yang energik dan berisik.
Di bawah berikut daftar yang tidak lengkap Jepang beberapa festival paling terkenal. Sesuai tanggal yang tersedia di kalender acara.
Satu minggu di awal Februari
Festival Salju Sapporo
Sapporo, Hokkaido
Salju dan es yang besar patung-patung yang dibangun di pusat kota yang terletak Odori Park selama Festival Salju Sapporo (Sapporo Yuki Matsuri).
April 14-15 dan 9-10 Oktober
Takayama Matsuri
Takayama, Gifu
Besar dan rumit dihiasi mengapung ditarik melalui kota tua Takayama. Diadakan di musim semi dan musim gugur.
Pekan pada pertengahan Mei
Sanja Matsuri
Asakusa, Tokyo
Festival Asakusa Shrine, yang sanja Matsuri adalah salah satu dari Tokyo ‘s tiga festival besar. Mikoshi dilakukan melalui jalan-jalan di Asakusa.
Juli
Kyoto Gion Matsuri
Kyoto
Festival Kuil Yasaka, Gion Matsuri adalah peringkat sebagai salah satu dari tiga terbaik jepang festival, yang menampilkan lebih dari 20 meter festival mengapung. Puncak festival berlangsung pada tanggal 17 Juli.
2-7 Agustus
Nebuta Matsuri
Aomori City, Prefektur Aomori
Fitur yang festival Nebuta Matsuri mengapung dengan lentera besar, beberapa berukuran lebih dari 10 meter. Festival menarik beberapa juta pengunjung setiap tahun.
3-6 Agustus
Kanto Matsuri
Akita City, Prefektur Akita
Lebih dari dua ratus bambu panjang sampai dengan 46 lentera yang melekat pada masing-masing diimbangi oleh anggota populer ini malam festival parade.
12-15 Agustus
Awa Odori
Kota Tokushima, Prefektur Tokushima
Ini adalah yang paling terkenal banyak tarian tradisional festival yang diselenggarakan di Jepang selama Obon musim pada pertengahan bulan Agustus.
7-9 Oktober
Nagasaki Kunchi
Kota Nagasaki, Prefektur Nagasaki
Festival Nagasaki ‘s Kuil Suwa, fitur Kunchi Nagasaki, gaya cina naga dan mengapung berbentuk seperti kapal.
2-3 Desember
Chichibu Yomatsuri
Chichibu City, Prefektur Saitama
Malam Chichibu Festival yang dianggap sebagai salah satu dari tiga terbaik Jepang yang menampilkan festival festival besar mengapung (Yatai). Menyoroti festival tersebut berlangsung di malam hari 3 Desember.
2.1.8 Sumo
Sumo adalah gulat gaya Jepang dan Jepang olahraga nasional. Itu berasal dari zaman kuno sebagai pertunjukan untuk menghibur para dewa Shinto. Banyak upacara dengan latar belakang agama masih diikuti hari ini.
Aturan-aturan dasar sumo sangat sederhana: para pegulat yang pertama kali menyentuh tanah dengan apa saja selain telapak kaki, atau yang meninggalkan cincin sebelum lawan, kalah. Perkelahian berlangsung pada cincin yang tinggi, yang disebut “dohyo”, yang terbuat dari tanah liat dan tertutup lapisan pasir. Perkelahian sendiri biasanya hanya berlangsung beberapa detik, atau dalam kasus yang jarang terjadi, sekitar satu menit.
Di bagian atas pegulat sumo ‘hierarki tahan Yokozuna (juara agung). Pada saat ini, ada dua Yokozuna, Asashoryu dan Hakuho, baik dari Mongolia. Setelah pegulat mencapai peringkat Yokozuna, ia tidak bisa kehilangan status ini tetapi ia akan diharapkan untuk pensiun ketika hasil mulai memburuk. Banyak mantan pegulat tetap aktif di dunia sumo sebagai anggota dari Asosiasi Sumo Jepang.
Kokugikan, sumo stadion di Tokyo Ryogoku
Kebanyakan pegulat elit sangat terlatih atlet antara 20 dan 35 tahun. Mereka biasanya tinggal bersama di kompleks perumahan dan pelatihan, yang disebut “kandang”, di mana semua aspek kehidupan, dari tidur dan makan untuk pelatihan dan waktu luang, secara ketat diatur oleh pelatih, yang disebut “stabil tuan”.
Tidak ada pembatasan atau kelas berat di sumo, yang berarti bahwa pegulat dapat dengan mudah menemukan diri mereka cocok off terhadap seseorang berkali-kali ukuran mereka. Akibatnya, berat badan merupakan bagian penting dari pelatihan sumo. Sumo hidangan yang khas, chanko Nabe, sup sehat adalah yang penuh dengan sayuran, daging dan ikan.
Enam turnamen yang diselenggarakan setiap tahun, masing-masing berlangsung 15 hari. Tiga dari turnamen yang diselenggarakan di Tokyo (Januari, Mei, September), dan satu masing-masing di Osaka (Maret), Nagoya (Juli) dan Fukuoka (November).
2.1.9 Pemandian Umum
Mandi umum yang besar (Ichinoyu) di Onsen Kinosaki
Di masa lalu, banyak rumah di Jepang tidak dilengkapi dengan bak mandi. Untuk mengisi kekosongan ini, lingkungan sento (lit. uang air panas), atau mandi umum adalah tempat di mana penduduk setempat bisa pergi untuk mencuci sendiri, rendam dalam bak dan bersosialisasi dengan tetangga.
Dewasa ini, karena sebagian besar rumah tangga telah mereka mandi sendiri, jumlah sento tradisional telah menurun. Namun, jenis baru mandi umum dan kamar mandi kompleks, yang menampilkan berbagai jenis kolam renang, sauna, pusat kebugaran, dan lain-lain telah muncul, beberapa di antaranya lebih menyerupai taman hiburan dari rumah mandi yang sederhana.
Beberapa sento, biasanya dalam air panas kota resor, memanfaatkan air panas alami di air untuk mandi. Dalam hal ini, mereka dianggap sebagai Onsen mandi. Pemandian umum yang tidak disediakan oleh mata air panas, gunakan air keran dipanaskan gantinya.
Lingkungan kecil di Nozawa sento Onsen Onsen
Pemandian umum (publik bahwa siapa pun dapat menggunakannya sebagai lawan mandi pribadi dari Ryokan dan hotel yang mungkin hanya terbuka untuk tamu) dapat ditemukan di seluruh Jepang dan biaya biasanya 200-2.000 yen. Beberapa, ditemukan di kota-kota besar, buka 24 jam dengan tarif semalam khusus, dan dapat digunakan sebagai alternatif anggaran akomodasi.
Dengan pengecualian beberapa gaya taman mandi kompleks, pemandian umum yang dipisahkan oleh jender dan pakaian renang tidak dipakai. Informasi lebih lanjut tentang aturan mandi dapat ditemukan di sini.
Mandi dari Satonoyu di Kinsosaki Onsen
Sento di Onsen Yunotsu Town
10 Musik Tradisional
Ada beberapa jenis tradisional, musik Jepang (hogaku). Beberapa yang paling penting tercantum di bawah ini:
1. Gagaku:
Musik istana kuno dari Cina dan Korea. Ini adalah jenis tertua Jepang, musik tradisional.
2. Biwagaku:
Musik yang dimainkan dengan Biwa, semacam gitar dengan empat senar.
3. Nohgaku:
Musik dimainkan selama Noh pertunjukan. Pada dasarnya terdiri dari paduan suara, para Hayashi seruling, yang Tsuzumi drum, dan instrumen lainnya.
4. Sokyoku:
Musik yang dimainkan dengan Koto, sejenis sitar dengan 13 string. Kemudian juga ditemani oleh Shamisen dan Shakuhachi.
5. Shakuhachi:
Musik yang dimainkan dengan Shakuhachi, seruling bambu yang sekitar 55 cm. Nama seruling panjang adalah Shaku dinyatakan dalam satuan Jepang tua panjang.
6. Shamisenongaku:
Musik yang dimainkan dengan Shamisen, semacam gitar dengan hanya tiga senar. Kabuki dan Bunraku pertunjukan yang disertai dengan shamisen.
7. Minyo:
Lagu-lagu rakyat Jepang.
2.1.11 Upacara MinumTeh
Upacara minum teh (sado: “jalan teh”) adalah cara untuk mempersiapkan upacara dan minum teh. Kebiasaan telah sangat dipengaruhi oleh Zen Buddhisme.
Sekarang ini, upacara minum teh adalah hobi yang relatif populer. Banyak orang Jepang, yang tertarik budaya mereka sendiri, upacara minum teh pelajaran. Upacara minum teh tradisional Jepang yang diadakan di ruang di pusat-pusat komunitas budaya atau rumah-rumah pribadi.
Upacara itu sendiri terdiri dari banyak ritual yang harus dipelajari oleh hati. Hampir setiap gerakan tangan yang diresepkan. Pada dasarnya, teh pertama disiapkan oleh tuan rumah, dan kemudian diminum oleh para tamu. Teh pahit matcha teh hijau yang terbuat dari daun teh bubuk.
Peralatan upacara minum teh:
Beberapa instrumen yang paling penting.
(Chasen: bambu teh kuas untuk persiapan)
ALINEAPENUTUP
KESIMPULAN
1.      Jepang memiliki banyak kebudayaan yaitu Acara Tahunan, Perayaan hanami, Samurai, Shogun, Baju tradisional jepan, Geisha, Festival (Matsuri), Sumo, Pemandian Umum, Musik Tradisional, dan Upacara Minum Teh.
2.      Acara tahunan: Acara yang dilakukan secara rutin setiap tahun seperti hari libur nasional Jepang dan beberapa yang paling penting acara nasional tahunan lainnya. Selain itu, ada banyak festival tahunan lokal. Kami event calendar dapat dimintai untuk tanggal-tanggal.
3.      Perayaan Hanami : Tradisi Jepang dalam menikmati keindahan bunga, khususnya bunga sakura. Mekarnya bunga sakura merupakan lambang kebahagiaan telah tibanya musim semi.
4.      Samurai : Istilah samurai, pada awalnya mengacu kepada “seseorang yang mengabdi kepada bangsawan”. Pada zaman Nara, (710 – 784), istilah ini diucapkan saburau dan kemudian menjadi saburai. Selain itu terdapat pula istilah lain yang mengacu kepada samurai yakni bushi. Istilah bushi yang berarti “orang yang dipersenjatai/kaum militer”, pertama kali muncul di dalam Shoku Nihongi, pada bagian catatan itu tertulis “secara umum, rakyat dan pejuang (bushi) adalah harta negara”. Kemudian berikutnya istilah samurai dan bushi menjadi sinonim pada akhir abad ke-12 (zaman Kamakura).
5.      Shogun (Sei-i Taishogun) : Shogun adalah istilah bahasa Jepang yang berarti jenderal. Dalam konteks sejarah Jepang, bila disebut pejabat shogun maka yang dimaksudkan adalah Sei-i Taishogun yang berarti Panglima Tertinggi Pasukan Ekspedisi melawan Orang Biadab (istilah “Taishogun” berarti panglima angkatan bersenjata).
6.      Baju tradisional jepang : Baju tradisional jepang adalah kimono. Kimono adalah pakaian tradisional Jepang. Arti harfiah kimono adalah baju atau sesuatu yang dikenakan (ki berarti pakai, dan mono berarti barang). Kimono di bagi menjadi 2 macam yaitu kimonowanita dan kimono pria.
7.      Geisha : Geisha adalah wanita penghibur profesional yang melakukan tradisional seni Jepang pada perjamuan.
8.      Festival (Matsuri) : Ada banyak festival lokal (Matsuri) di Jepang karena hampir setiap kuil merayakan salah satu sendiri. Kebanyakan festival yang diadakan setiap tahun dan merayakan kuil itu dewa atau musiman atau peristiwa sejarah. Beberapa festival yang diadakan selama beberapa hari.
9.      Sumo : Sumo adalah gulat gaya Jepang dan Jepang olahraga nasional. Itu berasal dari zaman kuno sebagai pertunjukan untuk menghibur para dewa Shinto. Banyak upacara dengan latar belakang agama masih diikuti hari ini.


10.  Pemandian Umum : Di masa lalu, banyak rumah di Jepang tidak dilengkapi dengan bak mandi. Untuk mengisi kekosongan ini, lingkungan sento (lit. uang air panas), atau mandi umum adalah tempat di mana penduduk setempat bisa pergi untuk mencuci sendiri, rendam dalam bak dan bersosialisasi dengan tetangga.
11. Musik Tradisional : Ada beberapa jenis tradisional, musik Jepang (hogaku). Beberapa yang paling penting tercantum adalah: Gagaku, Biwagaku, Nohgaku, Sokyaku, Shakuhachi, Shamisenongaku, dan Minyo.
12.  Upacara MinumTeh : Upacara minum teh (sado: “jalan teh”) adalah cara untuk mempersiapkan upacara dan minum teh. Kebiasaan telah sangat dipengaruhi oleh Zen Buddhisme.


TUGAS 3.2
ALINEA NARATIF,Alinea naratif adalah alinea yang bertujuan untuk menceritakan suatu peristiwa atau kejadian sehingga pembaca seolah-olah mengalami dan masuk kedalam kejadian tersebut.
Pada tanggal 3 November, disekolahan kami menggelar festival Hari Kebudayaan atau yang biasa disebut “Bunka no hi” kami semua sangat gembira terelebih lagi ini adalah festival terakhir yang bisa kami ikuti disekolah ini  karena musim semi tahun depan adalah waktu kami untuk mengejar impian kami masing, kami akan menempuh jalan yang berbeda-beda untuk menggapai cita-cita. Di festival budaya ini, banyak teman-teman dari kelas lain yang menujukkan kreativitas mereka contohnya dengan membuka Maid café untuk adik kelas, membuka stand makanan dan masih banyak keseruan lainnya. Kelas kami pun tidak kalah, kami membuat berbagai macam games dan membuat semacam gantungan kunci untuk dibagi-bagikan kepada semua orang agar menjadi kenang-kenangan, difestival ini kami semua diwajibkan memakai yukata karena sudah sewajarnya setiap ada festival, sekolah kami selalu mewajibkan murid-muridnya untuk memakai pakaia tradisional jepang tersebut. Tanpa terasa festival sudah mencapai puncak acaranya yaitu pertunjukkan kembang api  atau yang biasa disebut “Hanabi”, seetelah pertunjukkan kembang api selesai, kami semua bergegas pulang kerumah masing-masing dengan turunnya salju, udara saat itu sedikit menjadi lebih dingin, kami menggunakan mantel untuk menghangatkan tubuh dan berjalan pulang kerumah.

ALINEA DESKRIKTIF, Alinea deskriktif adalah alinea yang bertujuan menggambarkan sebuah objek menjadi nyata agar pembaca seolah-olah melihat sendiri objek yang di gambarkan penulis.

Okinawa, Okinawa adalah pulau paling selatan di negara Jepang. Dengan pantainya yang indah serta angin yang menyejukkan walaupun cuaca sedang panas. Pantai di okinawa adalah pantai dengan iklim subtropis,tempat tersebut adalah salah satu tempat terbaik bila ingin memanjakan mata dengan pemandangan yang indah, gulungan ombak yang tidak terlalu besar, sangat bagus untuk dijadikan tempat foto, disebelah timur pantai kita bisa temukan kapal-kapal nelayan yang sedang disiapkan untuk paranrlayan mencari ikan, dipantai ini kita juga bisa menikmati dagin panggang, jagung bakar, dan masih banyak tempat penjual makanan. Bukan hanya tempat berjualan makanan, disana juga ada berbagai macam oleh-oleh khas Okinawa yang dijual seperti miniatur kapal nelayan, gantungan kunci, yukata, dan ada juga miniatur pulau Okinawa itu sendiri. Pada malam hari di Okinawa juga sering diadakan acara music dari berbagai band dan idol nasional jepang, dan biasanya pertunjukkan musik ditutup dengan kembang api. Di Okinawa juga banyak tempat menginap dari yang murah hingga yang mahal,dan tempat yang paling special adalah hotel yang menghadap kelaut, jadi ketika kita membuka jendela kamar, kita dapat melihat dan mendengar gemuruk ombak dari lautan. 






ALINEA EKSPOSISI, Alinea eksposisi adalah alinea yang bertujuan menyampaikan sejumlah informasi atau pengetahuan agar pambaca dapat menambah wawasan.

Pulau Okinawa “Okinawa-honto” merupakan bagian dari kepulauan Ryukyu di Jepang, adalah pulau terbesar di kepulauan Okinawa, pulau dengan luas 1.201 km persegi dan mempunyai jarak kira-kira 640 km sebelah selatan pulau utama Jepang, okinawa adalah tempat kelahiran seni beladiri karate. Bagian ujung selatan pulau ini berasaldari terumbu karang yang terangkat. Sementara itu bagian utara pulau sebagian besar terdiridaribatuan beku. Dibagian selatan pulau terdapat gua-gua karena kondisi batuan dari batu gamping yang mudah tererosi. Salah satu gua yang terkenal adalah Gyokusendo di Nanjo. Gua yang panjangnya 850 m ini dibuka untuk wisatawan. Pulau Okinawa beriklim subtropis. Hutan dibagian utara pulau sangat lebat. Musim hujan terjadi pada akhir musim semi. Okinawa utara adalah bagian pulau yang masih alami, Okinawa utara merupakan daerah wisata dan terdapat banyak hotel dan resort. Bagian tengah pulau Okinawa diramaikan oleh kota-kota besar dan kecil. Keberadaan pangkalan amerika serikat membuat budaya camuran Okinawa-amerika berkembang di wilayah ini. Di Okinawa selatan terdapat ibukota Naha,bekas ibukota Shuri, dan situs wista sejarah seperti gua-gua peninggalan perang dunia II terdapat di bagian selatan pulau ini.
Berikut ini adalah tempat-tempat wisata di pulau Okinawa
Okinawa utara
-          Ocean expo park
-          Akuarium Churaumi Okinawa
-          Istana Nakijin
-          Tanjung Manza
-          Moon Beach
-          Hedo-Misaki
Okinawa tengah
-          Istana Nakagusuku
-          Istana Katsuren
-          Mercusuar Tanjung Zanpamisaki
-          Mihama town resort American village
Okinawa selatan
-          Istana Shuri
-          Kokusai-dori
-          Bekas markas besar bawah tanah angkatan laut kekaisaran jepang
-          Museum perdamaian Himeyuri
-          Museum perdamaian prefektur Okinawa
-          Gyokusendo
-          Seifa-utaki
ALINEA ARGUMENTATIF, Alinea argumentatif adalah alinea yang bertujuan untuk memaparkanbukti, contoh dan alasan yang kuat serta meyakinkan dengan tujuan membuat pembaca membenarkan sikap, pernyataan, dan apa yang kita tulis.
Pulau Okinawa sudah menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi bila kita berwisata ke jepang, namun banyak juga wisatawan yang sedikit takut apabila berkunjung ke Okinawa dikarenakan akhir-akhir ini jepang sudah beberapa kali dilanda bencana tsunami yang menewaskan banyak warga namun meskipun begitu, untuk negara maju seperti jepang, merekabisa memperbaiki tempat yang hancur dalam waktu singkat, dan untuk ketakutan masyarakat ataupun wisatawan yang pergi ke Okinawa saya pikir sebaiknya kita tidak usah takut akan hal seperti itu karena di jepang mereka mempunyai alat yang cukup canggih untuk mendeteksi bencana yang akan datang beberapa hari kedepan, jadi selama kita melakukan persiapan dan tidak lupa berdoa, mudah-mudahan selama liburan tidak akan terjadi apa-apa, dan ada baiknya juga kita harus memantau perkembangan cuaca di daerah tersebut.

ALINEA PERSUASIF, Alinea persuasif adalah alinea yang bertujuan untuk meyakinkan dan membujuk pembaca agar melakukan sesuatu yang dikehendaki penulis.

Jepang terkenal sebagai negara kepulauan sama seperti Indonesia tapi beda nya Jepang sudah menjadi negara maju, namun disamping itu persahabatan Jepang dengan Indonesia sudah sangat erat dibuktikan dengan banyaknya festival-festival yang bertemakan Jepang di Indonesia, di negara Jepang itu sendiri juga mulai banyak mengadakan festival bertemakan Indonesia dan tidak jarang juga pengisi acara tersebut adalah orang-orang asli Indonesia dan budaya-budaya Indonesia yang dibawakan oleh orang Jepang. Terlebih lagi sekarang pemerintah di kedua negara ini menerapkan bebas visa bagi orang Indonesia yang ingin berkunjung ke negara Jepang begitu juga sebaliknya, maka dari itu untuk mempererat hubungan kedua negara tersebut mari kita berkunjung ke Jepang.