Jumat, 09 Oktober 2015

PERANAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA

Pengertian Bahasa Indonesia
Satu hal yang kita ketahui dengan jelas mengenai Bahasa Indonesia adalah suatu bahasa yang kita gunakan sehari-hari, bahasa yang kita kenal sejak pertama kali bisa berbicara, bahasa yang diajarkan oleh kedua orang tua kita hanya sekedar untuk berkomunikasi dengan orang lain, bahasa yang diajarkan secara mendalam di sekolah mulai dari tata cara penulisan pengejaan yang baik dan benar hingga penggunaannya untuk hal-hal yang formal seperti penulisan surat ataupun karya ilmiah.
Berikut saya akan membahas lebih mendalam mengenai peranan dan fungsi Bahasa Indonesia dari beberapa sumber yang berbeda.

Kedudukan Bahasa Indonesia dalam UUD’45

Bahasa Indonesia memiliki dua kedudukan yaitu sebagai bahasa nasional dan sebagai bahasa negara sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945“kami poetera dan poeteri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, Bahasa Indonesia”. itulah penggalan dari isi Sumpah Pemuda yang dicetuskan pada 28 Oktober 1928. Lahirnya Sumpah pemuda merupakan sebuah awal menjadikannya bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara.

  • Sebagai Bahasa Nasional

Sebagai lambang kebanggaan dan identitas nasional, Bahasa persatuan kita, memiliki nilai-nilai sosial budaya luhur bangsa yang harus dipertahankan dan direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari tanpa ada rasa renda diri, malu, dan acuh tak acuh. Indonesia memiliki banyak budaya dan bahasa yang berbeda-beda hampir di setiap daerah. Pastinya, tidak akan mungkin kita bisa saling memahami ketika berkomunikasi antar sesama. Oleh karena itulah betapa pentingnya kedudukan bahasa indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa dan sebagai alat penghubungan antarbudaya dan daerah.

  • Sabagai Bahasa Negara

Dalam “Hasil Perumusan Seminar Politik Bahasa Nasional” yang diselenggarakandi Jakarta pada tanggal 25 s.d. 28 Februari 1975 dikemukakan bahwa di dalam kedudukannya sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia memiliki fungsi sebagai : bahasa dalam perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentinganperencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta menjadi bahasa resmi kenegaraan, pengantar di lembaga-lembaga pendidikan/ pemanfaatan ilmu pengetahuan, pengembangan kebudayaan, pemerintah dll.

Peranan dan Fungsi Bahasa Indonesia

  • Peranan Bahasa Indonesia dalam Konsep Ilmiah “Karya Tulis Ilmiah”

Sering kali pada konteks ilmiah bahasa diartikan sebagai buah pikir penulis, sebagai hasil dari pengamatan, tinjauan, penelitian yang dilakukan oleh si penulis tersebut pada ilmu pengetahuan tertentu. Dalam konteks karya ilmiah isi dari karya ilmiah harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik dalam penulisan dan tata bahasanya.

Dalam penulisan karya ilmiah yang harus diperhatikan ialah dalam pemilihan kata, penggunaan tanda baca, dan harus mengikuti EYD.
Dalam penulisan ilmiah, bahasa merupakan hal yang terpenting. Untuk itu kita harus sebaik mungkin menggunakannya. Antara lain :
  • Dalam hal penggunaan ejaan. Ejaan ialah penggambaran bunyi bahasa dalam kaidah tulismenulis yang distandarisasikan; yang meliputi pemakaian huruf, penulisan huruf, penulisan kata, penulisan unsur serapan, dan pemakaian tanda baca.
  • Dalam hal penulisan kata. Baik kata dasar, kata turunan, bentuk ulang, kata ganti, kata depan, kata sandang, maupun gabungan kata.
  • Dalam penggunaan partikel lah, kah, tah, pun. Partikel lah, kah, tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya. Contoh: Pergilah sekarang! Sedangkan partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya. Contoh: Jika engkau pergi, aku pun akan pergi. Kata-kata yang sudah dianggap padu ditulis serangkai, seperti andaipun, ataupun, bagaimanapun, kalaupun, walaupun, meskipun, sekalipun.
  • Dalam hal pemakaian Ragam Bahasa. Berdasarkan pemakaiannya, bahasa memiliki bermacam-macam ragam sesuai dengan fungsi, kedudukan, serta lingkungannya. Ragam bahasa pada pokoknya terdiri atas ragam lisan dan ragam tulis. Ragam lisan terdiri atas ragam lisan baku dan ragam lisan takbaku; ragam tulis terdiri atas ragam tulis baku dan ragam tulis tak baku.
  • Dalam penulisan Singkatan dan Akronim.Singkatan nama orang, nama gelar, sapaan jabatan atau pangkat diikuti tanda titik. Contoh: Muh. Yamin, S.H. (Sarjana Hukum ). Singkatan yang terdiri atas tiga huruf atau lebih diikuti satu tanda titik. Contoh: dll. hlm. sda. Yth. Singkatan nama resmi lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, badan atau organisasi, serta dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapital dan tidak diikuti tanda titik. Contoh: DPR GBHN KTP PT. Akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapital. Contoh: ABRI LAN IKIP SIM. Akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal huruf kapital. Contoh: Akabri Bappenas Iwapi Kowani.
  • Dalam penulisan Angka dan Lambang Bilangan. Penulisan kata bilangan tingkat dapat dilakukan dengan cara berikut. Contoh: Abad XX dikenal sebagai abad teknologi. Lambang bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf, kecuali jika beberapa lambang dipakai berturut-turut. Contoh: Ada sekitar lima puluh calon mahasiswa yang tidak diterima diperguruan tinggi itu.
  • Dalam pemakaian tanda baca. Pemakaian tanda titik (.), tanda koma (,), tanda titik dua (:), tanda titik koma (,), tanda hubung, (-) tanda pisah (_), tanda petik ("), tanda garis miring, (/) dan tanda penyingkat atau aprostop (').
  • Dalam pemakaian imbuhan, awalan, dan akhiran.
  • Dalam penulisan ilmiah, selain harus memperhatikan faktor kebahasaan, kita pun harus mempertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata merupakan tempat menampung ide. Dalam kaitan ini, kita harus memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan, kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca.


Jadi dapat disimpulkan peranan dan fungsi bahasa Indonesia dalam konteks ilmiah sangatlah penting. Karena hasil baik dari penulisan ilmiah tidak lepas dari segi penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

  • Sebagai Alat Untuk Mengembangkan Ilmu Pengetahuan

Menurut Sunaryo (2000 : 6), tanpa adanya bahasa (termasuk bahasa Indonesia) IPTEK tidak dapat tumbuh dan berkembang. Selain itu bahasa Indonesia di dalam struktur budaya, ternyata memiliki kedudukan, fungsi, dan peran ganda, yaitu sebagai akar dan produk budaya yang sekaligus berfungsi sebagai sarana berpikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tanpa peran bahasa serupa itu, ilmu pengetahuan dan teknologi tidak akan dapat berkembang. Implikasinya di dalam pengembangan daya nalar, menjadikan bahasa sebagai prasarana berpikir modern. Oleh karena itu, jika cermat dalam menggunakan bahasa, kita akan cermat pula dalam berpikir karena bahasa merupakan cermin dari daya nalar (pikiran).
   
Bahasa Indonesia juga digunakan sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional, ilmu pengetahuan dan teknologi. Bahasa Indonesia merupakan alat yang digunakan sebagai bahasa media massa untuk menunjang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Bahasa Indonesia yang benar adalah bahasa yang menerapkan kaidah dengan konsisten. Sedangkan bahasa yang baik adalah bahasa yang mempunyai nilai rasa yang tepat dan sesuai dengan situasi pemakaiannnya. Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar akan menghasilkan pemikiran yang baik dan benar pula. Kenyataan bahwa bahasa Indonesia sebagai wujud identitas bahasa Indonesia menjadi sarana komunikasi di dalam masyarakat modern. Bahasa Indonesia bersikap terbuka sehingga mampu mengembangkan dan menjalankan fungsinya sebagai sarana komunikasi masyarakat modern.
Semakin berkembangnya teknologi di dalam kehidupan kita akan berdampak juga pada perkembangan dan pertumbuhan bahasa sebagai sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi. Di dalam era globalisasi itu, bangsa Indonesia harus ikut berperan di dalam dunia persaingan bebas, baik di bidang politik, ekonomi, maupun komunikasi. Konsep-konsep dan istilah baru di dalam pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) secara tidak langsung memperkaya khasanah bahasa Indonesia. Dengan demikian, semua produk budaya akan tumbuh dan berkembang pula sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi itu, termasuk bahasa Indonesia, sekaligus berperan sebagai prasarana berpikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan IPTEK itu.

Fungsi Bahasa Indonesia
  • Secara umum fungsi bahasa sebagai alat komunikasi: lisan maupun tulis
  • Santoso, dkk. (2004) berpendapat bahwa bahasa sebagai alat komunikasi memiliki fungsi sebagai berikut 

  1. Fungsi informasi
  2. Fungsi ekspresi diri
  3. Fungsi adaptasi dan integrasi
  4. Fungsi kontrol sosial

  • Menurut Hallyday (1992) Fungsi bahasa sebagai alat komunikasi untuk keperluan:


a) Fungsi instrumental, bahasa digunakan untuk memperoleh sesuatu
b) Fungsi regulatoris, bahasa digunakann untuk mengendalikan prilaku orang lain
c) Fungsi intraksional, bahasa digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain
d) Fungsi personal, bahasa dapat digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain
e) Fungsi heuristik, bahasa dapat digunakan untuk belajar dan menemukan sesuatu
f) Fungsi imajinatif, bahasa dapat difungsikan untuk menciptakan dunia imajinasi
g) Fungsi representasional, bahasa difungsikan untuk menyampaikan informasi

  • Fungsi khusus bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional mempunyai, yaitu:


a) Bahasa resmi kenegaraan
b) Bahasa pengantar dalam dunia pendidikan
c) Bahasa resmi untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional
serta kepentingan pemerintahd) Alat pengembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi

  • Fungsi kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara:


a) Bahasa resmi kenegaraan
b) Bahasa pengantar dalam dunia pendidikan
c) Bahasa resmi untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional
serta kepentingan pemerintah
d) Alat pengembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi

  • Bahasa Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat, sehingga perlu dibakukan atau distandarkan.


a) Ejaan Van Ophuijen (1901)
b) Ejaan Soewandi (1947)
c) Ejaan yang Disempurnakan (EYD, tahun 1972)
d) Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan dan Pedoman Istilah
(1975)
e) Kamus besar Bahasa Indonesia, dan Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (1988)

  • Bahasa Indonesia memiliki fungsi-fungsi yang dimiliki oleh bahasa baku, yaitu:


  1.     Fungsi pemersatu, bahasa Indonesia memersatukan suku bangsa yang berlatar budaya dan bahasa yang berbeda-beda
  2.       Fungsi pemberi kekhasan, bahasa baku memperbedakan bahasa itu dengan bahasa yang lain
  3.     Fungsi penambah kewibawaan, bagi orang yang mahir berbahasa indonesia dengan baik dan benar.
  4.      Fungsi sebagai kerangka acuan, bahasa baku merupakan norma dan kaidah yang menjadi tolok ukur yang disepakati bersama untuk menilai ketepatan penggunaan bahasa atau ragam bahasa



Melestarikan Bahasa Indonesia

Setelah mengetahui peranan dan fungsi Bahasa Indonesia yang begitu penting rasanya begitu miris jika nantinya kegunaan bahasa Indonesia mulai tergeser oleh ere globalisasi. Bayangkan jika generasi muda nantinya menggunakan bahasa Indonesia yang tidak benar dan cenderung lebih memilih bahasa lain, jika yang mereka gunakan bahasa Inggris memang bagus tapi bagaimana jika mereka menggunakan bahasa buatan mereka sendiri yang aneh dan acak-acakan sekarang saja muncul banyak versi bahasa yang disebut bahasa ALAY. Lama-kelamaan generasi muda ini mungkin akan menyepelekan aturan penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar akhirnya mereka tidak memiliki kemempuan untuk menulis berbagai penulisan yang bersifat formal atau harus baku sepertiKarya Ilmiah.
Oleh karena itu sudah seharusnya kita menjaga peranan dan fungsi Bahasa Indonesia tetap sebagaimana mestinya. Cukup dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar dalam berbicara sehari-hari tidak perlu baku namun cukup pantas untuk di dengar atau saat menulis pesan atau status di media sosial tidak menggunakan (jangan terlalu sering) singkatan yang aneh dan tidak teratur ukurannya.



sumber: http://yuniparantika.blogspot.co.id/2014/10/peranan-dan-fungsi-bahasa-indonesia.html

Minggu, 05 Juli 2015

ini fan fiction gua yang  kedua, dimaklumin aja kalo masih banyak kata-kata yang salah, ya namanya juga baru belajar hehehe ^^V, enjoy it......


***************************BATAS WAKTU**************************

Kehidupan ku, dan kehidupan cintaku memiliki batas waktu, waktu yang lebih pendek daripada yang lain, jadi aku tak ingin menyia-nyiakannya.
“ma, kenapa tuhan membiarkan aku jatuh sakit?”
“sakit hanya diberikan tuhan pada orang-orang yang kuat”, mama menghibur
karena kamu kuat makanya tuhan memberikan cobaan dengan rasa sakit  mama berusaha tersenyum menghiburku,
oh begitu ya?, aku merasa bangga, karna tuhan menganggap ku kuat walaupun aku kurang mengerti

Namaku Fahmi, aku mengidap penyakit kelainan jantung, aku tau itu sejak aku berumur 10 tahun, dan karena jantungku tidak dapat menahan pertumbuhan tubuhku, aku divonis usiaku tidak akan mencapai 20 tahun, aku tidak diperbolehkan beraktivitas terlalu banyak, dan bila aku melanggar, aku akan pingsan tiba-tiba, seperti waktu itu saat berumur 10 tahun aku bermain bola di lingkungan rumah sakit, ya, memang rumah sakit sudah menjadi tempat yang tidak asing bagiku, aku sering kesana untuk seekedar mengecek kesehatan jantung, dan sering kali aku dirawat disana bila kondisiku memburuk….
Beberapa tahun setelahnya, aku memasuki sekolah menengah atas umum, setelah sebelumnya pada SMP aku harus home schooling karena kondisiku ini, dan entah kenapa pada saat SMA dokter dan orang tua ku membairkan ku untuk masuk SMA umum, mungkin mereka berfikir aku sudah mulai bisa berfikir dewasa untuk menjaga diri dengan baik, disekolah aku mempunyai beberapa teman akrab, kami semua satu kelas, ada sandy, ozom dan kiki, mereka dan teman2 sekelas ku sudah tau tentang penyakitku ini, biasanya kami berempat berkumpul disevel setelah pulang sekolah, sekedar untuk mengobrol, dan dikelasku, ada wanita yang aku sukai, namanya adalah Shani, dia termasuk anak yang pintar dan mudah bergaul, kami berempat pun sudah akrab dengan dia, sampai pada suatu jam pelajaran matematika……

guru: *nerangin didepan kelas* ya, jadi phi dikali 2x ditambah 3 akar 5 per 4 bla bla bla bla
Kiki: jom bosen nih kantin yuk
Ozom: lu gila masih jam pelajaran gini
Kiki: yaelah izin ke wc aja sih,
Ozom: yaudah gih,
Kiki: tapi lu yang izin, bilang udah kebelet, kalo perlu bawa sabun sendiri.
Ozom: lu gila, nanti yang ada gua disangka yang engga2 sama dosennya…
Sandy:  bukannya kalo lu kekamar mandi selalu membutuhkan sabun jom? Wkwkwk
Shani: oy, pliss jangan brisik, pelajaran susah nih elah…. -____-
Kiki: iya cantik, kamu mah marah2 terus….wkwkwkk
Shani: ish…
guru: kiki!!!, coba kamu kerjain soal di papan tulis ini, dari tadi brisik terus….
Kiki: san, lu udah slesai blom?, bantuin gua dong…
Sandy: udah sih tapi ogah ah :P ,  sukurin lu lagian brisik ae daritadi zzzzz
Kiki: yaelah san, nanti gua traktir bakso deh,
Sandy: yaudah nih, pake buku gua aja,  lu bawa ke depan..
Kiki: *selesai nulis* sudah bu….
guru: bagus… *ngeliat  bukunya* nursandy tan……,
sandy: m-makasih bu
guru: kamu gak bisa bergantung terus sama orang lain kiki, nanti pas ujian kelulusan masa kamu mau bergantung ke orang juga
kiki: iya bu….
Guru: yaudah duduk…

Disekolah, dipelajaran olahraga, saat ini materi nya sedang membahas bola basket, aku hanya bisa terduduk dan melihat yang lain sambil berkata dalam hati “sebenernya sih gua pengen ikut main, tapi mau gimana lagi, daripada pingsan trus harus balik ke rumah sakit lagi…hahaha
Selesai pelajaran olahraga, aku melihat shani berjalan keluar dari lapangan bersama temannya andela dan Anin, menuju kelas, saat ingin ku hampiri, tiba2 ada kakak kelas yang seperti nya dengan sengaja menyiram tubuh shani dengan air 1 ember,
Kakak kelas1: *nyiram* wah sorry dek, kamu gak apa-apa?,
Kakak kelas2: kita baru aja pengen nyiram lapangan biar gak berdebu….
Shani: apa-apaan sih ka, basah semua nih
Kakak kelas3: waah badah kamu bagus juga shan : )
Andela: kakak-kakak ini pada gak sopan ya,
Anin: minta maaf dong ka….
Kakak kelas1: kenapa harus kita…..
Andela: kakak sengaja kan
Kakak kelas1: itu kecelakaan…..

Aku yang tidak bisa tinggal diam melihat shani kedinginan langsung menghampiri nya dan menutupi badannya dengan jaketku, dan……
Fahmi: lo bertiga mesum banget ye kak
Kakak kelas3: apa?, itu kecelakaan,
Kakak kelas2: udah ayo kita pergi….
Fahmi: woy!!, tunggu bangsat, *nonjok* lo ngapain tadi ke dia hah…..
Kakak kelas1: apaan sih lu ikut campur aja…..
Fahmi: lu gak pantes jadi kakak kelas *nonjok lagi*
Dan akhirnya kami pun berkelahi……..
Andela: nin, panggil guru cepet…
Anin: iya….
Shani: mi jangan, udah, gua gak apa-apa, mi…….. *nampar*

Dan karena kondisi jantungku yang lemah, aku hampir pingsan dan harus masuk UKS dan meminum obat dalam,
*diUKS
Shani: *ngasih segelas air* nih, lu udah agak baikan?
Fahmi: *tiduran* udah gua gapapa, ganti baju sana, nanti lu kedinginan….
Shani: ngga kok, ini udah kering, udah gausah dipikirin lagi yang tadi
Fahmi: mereka itu gak sopan, mereka ngejailin lu sampe segitunya, mereka ngejailin orang yang paling   pengen gua lindungin….
Shani: eh?, hmmm, apa lu gila?, lu pikirin jantung lu juga lah, lu hampir mati gara-gara tadi.
Fahmi: itu adalah harga diri seorang laki-laki…..,itu karna,…. Gua suka sama lu…..
Shani: ehh…hmmm, lu…. Serius….
Fahmi: iya gua udah lama suka sama lu, ..hmm hehehe sorry ya, suasananya jadi tegang gini,
Shani: eh ngga, gua juga sebenernya suka sama lu, tapi gua agak malu bilangnya…hehehe
Fahmi: jadi….lu…mau gak jadi pacar gua? :”D
Shani: iya gua ma…..
Fahmi: aakh, dada gua sakit …
Shani: eh, loh knapa….
Fahmi: gara-gara deg-degan mungkin…… duh……
Shani: hmm, yaudah gua jawab nanti ya…. *keluarUKS*
Fahmi: eh shan…. Yaahhh…..

Dari luar UKS terdengar suara teman2ku yang berisik godain shani sambil bercanda, dalam hati “wah bakalan berantakan nih ruang UKS nanti”…….
Sandy: woy mi, ya….elah lemah banget pake ke uks segala
Kiki: tau lu, lagian sok2an belain shani segala…wkwkwk
Ozom: tau lu, kumat kan tuh jantung…wkwkwk
Sandy: seneng kan lu berduaan sama shani di uks …..wkkwkwk
Fahmi: yaa……..
Kiki: ya seneng lah wkwkwk
Kiki: iyalah siapa yg gamau berduaan sama shani…wkwkwk, gua aja mau…
Fahmi: hhmm….. kebiasaan……

*dikelas* kami berempat lagi asik mengobrol masalah dota, ya walaupun ozom gak begitu ngerti,
Sandy: ki, lu kemaren maen ampas banget, hampir kalah tim kita itu,
Fahmi: iya lu padahal di lane lu lawannya gampang2, Crystal maiden sama Lina
Kiki: ya, gua gak tega aja ngekill cewe :”( , nanti harga diri gua jatoh sebagai cowo bor….
ozom: jangan bilang Cm sama Lina nya mau lu modusin juga ki,
sandy: gils, karakter dota dimodusin juga ckckck
kiki: dih emang gua cowo apaan?, mendingan gua modusin anin, hai nin, tambah cakep aja… : )
Anin: talk to my hand
Fahmi: pfffttt
Sandy: hahahahahahahha
Ozom: lol,
*shani tiba-tiba memanggilku*
Shani: mi, sini bentar dah
Fahm: apaan?,
Shani: hhmmm, yang waktu itu….,iya gua mau *muka malu* : )
Fahmi: hah apaan?, yang mana dah
Shani: iih, pikun banget sih lo!!, gajadi nih,
Fahmi: yang waktu itu yang mana…….
Shani: iish bodo ahh!! *shani pergi*
Fahmi: hhaaaaaaahhh shan *narik tangan shani* lo serius?,
Shani: emang apaan?,
Fahmi: lu, mau j-jadi pa-car  gua?,
Shani: hhmmm,  iya.
Fahmi: waaahhhh…..yess…. aduh, duh…..
Shani: mi, mi lu gapapa
Fahmi: duh…. Hehe gapapa kok, Cuma dada gua agak  sakit aja gara2 terlalu seneng…..

Dan akhirnya kami berdua pun menikmati masa2 indah sebagai sepasang insan yang saling melengkapi satu sama lain, kami berdua sangat bahagia, terutama aku, karena bisa mendapatkan gadis yang sangat ku sukai, walaupun aku tau bahwa Kehidupan cinta kita memiliki batasan waktu yang lebih singkat dari yang lainnya, itu semua karena aku, Karena penyakitku ini, maka dari itu, aku tidak ingin menyia-nyiakan cinta yang indah ini
Hari demi hari, bulan demi bulan berlalu. Hari ini adalah hari ulang tahun shani, dan sebagai  hadiah aku memberikan cincin bertuliskan nama dia,
Fahmi: shan, ini hadiah dari aku, walaupun gak mahal-mahal banget, tapi semoga kamu suka ya
Shani: wah makasih ya mi, aku suka kok, dan semoga suatu saat nanti kita bisa itu ya…. :”)
Fahmi: bisa itu apa?, -___-“
Shani: bisa saling memakai kan cincin secara resmi suatu hari nanti….hehehe  : )
Fahmi: ciee,amiiin, aku juga maunya begitu kok
Shani: hehe jadi malu, tapi kamu janji ya
Fahmi: i-iya aku janji….

Aku membuat janji yang mungkin tidak bisa aku tepati, karena penyakitku ini. Dalam hati aku ingin membicarakan ini padamu, “Shani kekasihku, setelah semua kenangan kita, mungkin aku akan putus denganmu, karna bila kau bersamaku, aku takut kamu akan terus menangis menghawatirkan keadaanku, selalu memikirkan kondisiku, aku juga sebenarnya khawatir tentang kapan aku mati, jadi  supaya kamu tidak menangis lagi, aku harus putus denganmu selagi aku masih hidup”.
*diruang guru*
Fahmi: pak saya mengajukan diri untuk ikut pertukaran pelajar ke sekolah Shido…
Guru: hhmmm, untuk nilai mu, saya rasa cukup bisa menempuh tes,
Fahmi: mohon dibantu  pak untuk tes nya
Guru: jadi, nanti ada 3 gelombang tes untuk pertukaran pelajar, kamu bisa mengikuti gelombang pertama satu minggu lagi,
Fahmi: terimakasih pak untuk info nya
Guru: tapi kamu sudah izin orang tua tentang ini?
Fahmi: Alhamdulillah orang tua saya megizinkan pak….
Guru: baiklah, semoga berhasil ya
Fahmi: makasih pak, oiya pak, untuk saat ini jangan sampai murid yang lain tau ya pak…..
Guru: iya..
*shani tiba2 masuk ruang guru*
Shani: eh mi, kamu ngapain disini?,
Fahmi: eh, mmm aku lagi ini…, ngebahas tugas kemaren,  kamu ngapain?
Shani: ooh, lah aku kan emang sering nganterin tugas ke ruang guru…..
Fahmi: oh iya ya…hehehe, yaudah aku ke kelas duluan ya,
Shani: iya sana gih….
Fahmi: oiya nanti pulang bareng gak?,
Shani: iya  iya…..

*Lalu aku keluar dari ruang guru*
Shani: pak, tadi fahmi ngapain,?, bukan Cuma ngebahas soal kan,
Guru: hmmm, iya.
Shani: trus dia ngapain pak?,
Guru: belum saatnya kamu tau, udah sana kekelas, udah bel pelajaran tuh…
Shani: i-iya pak

Sisa hari2ku di SMA ini sudah semakin sedikit, Aku lulus pertukaran pelajar ke SMA Shido, dengan begini, aku bisa menjauhkan diri dari Shani, aku sangat mencintainya, aku tidak mampu mengucapkan selamat tinggal, aku bertindak seperti pecundang……

 Tahun ajaran baru dimulai dan aku memulai hari sebagai pelajar SMA Shido melalui pertukaran pelajar tersebut, lalu, sewaktu dijalan melewati gerbang sekolah, seperti ada yang memanggiku dari belakang, setauku aku disini tidak punya kenalan siapa2, tapi aku seperti mengenal suara itu, dan ketika aku menoleh kebelakang
Shani: oy, mi…….,
Fahmi: hah…, shani… kamu ngapain?,
Shani: kaget?,, pak guru kita yang ngasih tau ini, jadi aku ikut tes gelombang kedua, kamu gak bisa menjauh dari aku…,  :P
Fahmi: eh, kamu ngapain ikut pertukaran juga….
Shani: kamu tu bodoh ya, kamu gak tau kan apa yang aku rasain?, apa kamu lupa janji kita? :”)
Fahmi: ……………
Shani: jangan diam!, aku gak akan pernah lupa janji kita…!!
Fahmi: aku juga gak akan lupa lah…..!! tapi,
Shani: tapi apa?
Fahmi: make up kamu ketebelan, jadi agak lucu hahahaha
Shani: ih, apaan sih, rambut kamu tuh aneh,



*dikelas*
Fahmi: kenalin bro, fahmi… *julurin tangan*
Didi: oh, gua didi *salaman*, lu yang anak pertukaran pelajar itu ya
Fahmi: yap, bener banget, salam kenal ya bro,
Didi: sip, semoga lu betah ya disini….
Dikelas, teman akrab saya adalah didi, dia teman sebangku saya, dan dia tidak segan2 menceritakan seluk beluk sekolahan ini,
*di gor basket* shani di sekolah ini mengikuti ekskul basket, saya dan didi, datang untuk melihat2 gor basket
Didi: oh itu cewe lu, cakep juga ya, jago basket lagi, gua banget ini…hahaha
Fahmi: wah parah, suka lu?, wkwkwk
Didi: yaa, bisa jadi…wkwkwkk
Fahmi: fix jahat lu ama gua
Didi: kaga yaelah becanda doang, baper amat haha

Hari ini adalah jadwalku check up ke dokter, dan seperti biasa, shani menemaniku untuk pergi ke rumah sakit
Fahmi: kamu gak bosen apa nemenin terus, kan lumayan lama tau,
Shani: trus kamu mau jalan sendiri, nanti kalo  tiba2 pingsan, siapa yang gendong..?
Fahmi: dih sok kuat banget nanti kalo kamu gendong aku trus encok baru tau rasa kamu
Shani: engga lah emang aku nenek-nenek….
Fahmi: bukan, tapi calon nenek-nenek… :P
Shani: iya, nenek shani punyanya kakek fahmi…..hihhihihihi
Fahmi: tjieee, bisa aja kamu.....

Sesudah check up, ketika ingin memasuki  lift, aku dan shani  bertemu andela bersama temannya, lalu kami bertegur sapa dan mengobrol  sedikit ditaman…
Fahmi: eh ndel, apa kabar?,
Andela: eh shan, mi, baik kok, kenalin ini temen gua desy
Fahmi: hai des
Shani: hai des
Desy: hai juga, kalian temen sekelasnya andela yah?,
Fahmi: iya tapi itu tahun kemaren,
Shani: dan tahun sekarang kita pindah ke sekolah lain, gara2 dia nih *nabok fahmi*
Fahmi: lah siapa yang nyuruh kamu ikut…
Shani: hati dan pikiran aku yang nyuruh ,,hihihihi
Andela: ciyeee kalian so sweet banget sih hahaha
Fahmi: oiya ndel lu sejak kapan sering kerumah sakit gini?,
Andela: baru seminggu ini sih,
Shani: emang lu sakit apa ndel?,
Desy: dia divonis kena infeksi saluran pernafasan, kalo batuk kadang2 suka keluar darah,
Fahmi: oooh, anak2 yang lain udah tau?
Andela: belom, tolong jangan dikasih tau dulu ya, terutama ozom,
Shani: lah bukannya lu suka sama dia ndel?,
Andela: hhmmm, pokoknya jangan dikasih tau ya.


*dikelas*
Shani: eh di, lo gak liat fahmi?
Didi: dia pulang lebih awal, mau  kerumah sakit katanya…
Shani: hhhmmm tapi hari ini bukan jadwal check up nya
Didi: tapi dia mau kembali sore ini katanya…
Shani: ngga, gua tau dia kerumah sakit mau ngapain,…..

Dirumah sakit tempat andela dirawat, aku menyempatkan diri untuk menjenguknya, sekaligus mengobrol tentang banyak,
Fahmi: *tok tok* *membuka pintu kamar* halo, ada orang? hahaha
Andela: eh, fahmi….
Fahmi: ini buat lo….. *ngasih bunga dan buah2an*
Andela: wah makasih banget, jadi ngerepotin nih…
Fahmi: aah, ngga kok,orang Cuma itu doang…..

*dikelas*
Shani: yaudah ya,  gua cabut….
Didi: eh shan……..
Karena dipanggil didi shani menoleh dan tidak melihat kedepan, lalu tiba2 dia tersandung, dan hampir jatuh….
Didi: *meraih tangan shani* eh shan, lu gapapa?, ati2 makanya kalo jalan…..
Shani: eh iya, sorry ya hehe, yaudah gua cabut dulu
Didi: eh shan, nanti temenin gua makan yok, nanti gua anterin pulang deh, lo hari ini gak dianterin fahmi kan?
Shani: sorry di, gua gabisa, mau ada tugas soalnya hehehe

*Keesokan hari nya dikelas*
Did: mi gua dengar lu punya kelainan jantung ya?,
Fahmi: lah kok tiba2 lu nanya gitu ,
Didi: sejak kapan?
Fahmi: lu gak perlu tau lah..hahha, gua ke wc dulu ya…
Didi:  mi….., nanti pulang sekolah ada yang pengen gua omongin
Fahmi: iya.

Sepulang sekolah, aku dan didi memutuskan unuk mengobrol di kantin, saat itu suasana kantin sudah lumayan sepi karena memang bel pulang sekolah sudah berbunyi dari 1 jam yang lalu,
Didi: nih gua ada minuman soda, minum aja,
Fahmi: ngga, gua gak minum itu,
Didi: oiya gua lupa, lu gak boleh makan dan minum yang manis….
Fahmi: kenapa……..
Didi: kenapa gua tau?,gua kenal orang dengan kondisi sama kaya lu, jadi gua mungkin lebih tau dari lu….,
Fahmi: orang yang lu kenal meninggal?,
Didi: dia terus menunggu donor, tapi gak dapet sampe akhir umurnya, dan dia meninggal….., dia itu pacar gua…..
Didi: jadi, gua gak tertarik sama orang mati, gua Cuma tertarik sama yang ditinggalkan,
Didi: apa ini takdir….
Fahmi: maksudnya..?
Didi: cewe yang gua suka punya pacar yang mengidap penyakit jantung…., pas ngeliat dia, gua sempet mikir, kalo lu meninggal, dia mungkin gak akan pernah berenti nangis, jadi untuk mencegah itu, gua harus membuat dia suka sama gua sebelum lu meninggal…..
Fahmi: di, elu……….
Didi: tujuan lu pindah kesini, buat putus dari dia kan, yaudah, lakuin lah…..


Aku lumayan kaget ketika didi tiba-tiba bicara kaya gitu, tidak kusangka ternyata teman sebangku ku suka  dengan shani, itu membuatku bingung,
*sewaktu istirahat sekolah keesokan harinya*
Didi: shan…..pulang sekolah nanti ada acara gak?
Shani: belom tau di,  emang kenapa?,
Didi: temenin gua ke toko buku yok,
Shani: gua kayanya gabisa deh di, lain kali ya…
Disiang itu aku berencana untuk menjenguk andela lagi dirumah sakit, dan ketika arah keluar sekolah aku bertemu shani…
Shani: mi, kamu mau kemana?,
Fahmi: kerumah sakit…
Shani: mau jenguk andela lagi ya?, kok sering banget sih….
Fahmi: kamu gak ngerti…. Dia kesepian dirumah sakit…… gausah cemburu dan sok-sok perhatian lah….
Shani: eh?,….
Fahmi: oh iya, aku nitip PR yang pelajaran selanjutnya ya, buku nya ada di tas, nanti tolong dikumpulin ye… *lalu cabut*

Dirumah sakit, andela yang habis dari ruang periksa, menemui ku yang sudah daritadi menunggu di ruangannya, 
Andela: eh mi, udah lama…..
Fahmi: hhmmm baru lah, nih ada buah2an buat lu…..
Andela: wah makasih jadi ngerepotin lagi nih,
Fahmi: haha ngga kok, oiya gimana hasil periksanya nya?
Andela: kurang bagus sih, tapi gua ngerasa lebih sehat dari hari kmaren…..hehehe, oiya kmaren ozom sama temen2 yang laen dateng kesini loh, dia kayanya seneng banget gua kenalin ke desy….hahaha
Fahmi: lah kok malah lu kenalin ke temen lu, bukannya lu suka sama dia?,
Andela: ya biarin lah, orang dianya juga seneng hehehe, eh shani gak lu ajak?
Fahmi: ngga, dia gua suruh nunggu kelas buat ngumpulin tugas hehehe
Andela: lu beruntung ya punya gadis cantik yang ada di sisi lu….. : ) kalo gua sembuh nanti mungkin gak ada yang mau pacaran sama gua, karna mungkin aka nada bekas operasi di leher gua
Fahmi: jangan ngomong gitu, lu harus optimis…, lu itu cantik kok….. : )

Sepulang dari rumah sakit ntah kenapa aku ingin pergi ke tempat teropong bintang untuk  menyendiri, tempat aku dan shani biasa menghabiskan waktu berdua, dan tiba2, aku melihat shani disitu yang sedang terduduk memandangi bintang tanpa memakai teropong,
Fahmi: eh shan, kamu ngapain disini…
Shani: aku tau kamu bakal kesini, jadi ya aku kesini….., tadi kamu seharian dirumah sakit?
Fahmi: iya.
Shani: sama andela?
Fahmi: iya, aku sama dia bicara banyak hal,
Shani: tentang apa?, 
Fahmi:  kemaren temen2 dari sekolah lama kita dateng jenguk dia, terus masih banyak lagi yg kita obrolin berdua…
Shani: apa lagi?, Cuma karna dia cantik kamu betah disana….
Fahmi: bukan itu alasanku,
Shani: trus apa?,
Fahmi: kamu bener2 gak ngerti ya, aku kasian sama dia…., ngerti dong!!
Shani: kayanya kita udah gak cocok

Fahmi: yaudah kita putus aja…., akhirnya aku ngerti perasaan kamu yang sebenarnya… *menuju keluar*
Shani: perasaan?,
Fahmi: kamu gak bisa bilang ngga ke orang yang mengkhawatirkanmu, *lalu pergi*
Shani: kamu gak tau perasaan ku yang sebenarnya….., kamu mau kemana?,…
Fahmi: aku mau sendirian dulu,  tolong jangan ikuti aku…
Shani: : (

Keesokan hari nya ozom mengunjungi andela seorang diri, sepertinya ingin mengobrol sesuatu dengan andela…..
Ozom: hai ndel….
Andela: hai jom, tumben lu kesini sendirian,
Ozom: iya gua kangen sama lu, ini ada mawar, semoga lu suka ya,
Andela: makasih ya {}
Ozom: muka kamu hari ini pucet banget ndel,
Andela: oh, gapapa ini biasa, nanti juga baikan,
Ozom: oh, gua pengen ngomong penting….
Andela: apa?,
Ozom: gua suka sama temen lu, lu punya gak kontak dia..?,
Andela: ciyeee, iya nanti gua kasih *tetap tersenyum walaupun hatinya mungkin hancur sekarang*
Ozom: makasih ya, *sambil nyubit idung andela*

Si ozom pun dapet bbm nya si desy dan si ozom langsung ngajak desy ketemuan di restoran,
Ozom: des, gua boleh jujur gak?
Desy: iya?,
Ozom: selama ini gua suka sama lu,
Desy:  sorry gua gabisa jom,
Ozom: kenapa?,
Desy: sebenernya gua gak ada rasa sama lu, andela yang nyuruh gua buat deket sama lu, lu harusnya sadar dong?, andela itu suka banget sama lu, dia sampe bela2in ngorbanin kebahagiaan  dia sendiri buat lu,
Ozom pun terdiam sejenak dan tersadar
Ozom: gua fail banget ya jadi cowo, :”3
Desy: mendingan lu temuin dia sekarang sebelum terlambat…..

Setiba nya dirumah sakit ozom kaget melihat andela gak ada  dikamar
Dokter: mas, nyari siapa ya?,
Ozom: pasien yang dikamar ini dok,
Dokter: dia biasanya kalo jam  segini ada ditaman rumah sakit mas,
Ozom: ngapain dok?
Dokter: dia kaya lagi nulis sesuatu gitu tapi saya gak tau apa,
Ozom: *ketaman* ndel kok lu ada diluar sih,  kan masih sakit….
Andela: *diem*
Ozom: Lu marah ya sama gua, yaudah sini gua bantuin dorong kursi roda nya ya,
Ozom menghampiri andela yang duduk dikursi roda itu, lalu dia menangis pas ngeliat andela udah gak bernafas lagi, dan dari hidungnya andela keluar banyak darah, lalu ozom membaca tulisan yang ada dipangkuan andela,

isi tulisannya adalah “Tuhan, dengan penyakit ini aja aku udah sabar banget, sekarang aku harus ngeliat cowo yang aku sayangin pergi dengan cewe pilihannya, aku ngerasa tugas aku didunia ini udah selesai, aku cape karena terlalu berharap, aku ingin beristirahat sebentar dipangkuanmu, aku nitip dia sama kamu, sampai dia tersadar kalo aku disini tulu sayang sama dia

Karena hari ini adalah jadwal check up ku jadi aku  datang kerumah sakit, dan didepan kamar andela ozom terlihat duduk termenung dengan kesedihannya, aku yang belum tau apa2 lantas bertanya,
Fahmi: jom, lu kenapa?,
Ozom: andela mi, dia udah bener2 pergi sekarang, bukan Cuma ninggalin sekolah, tapi ninggalin dunia ini juga…..
Fahmi: yang sabar ya jom, mudah2an begini lebih baik daripada dia harus menahan sakit karena penyakitnya terus….

Keesokan harinya ketika mau jalan ke gerbang sekolah, aku berniat menghampiri shani, tapi karena ada didi yang menghampiri dia duluan , jadi ku urungkan niatku……
Didi: hai shan…. *ngerangkul
Shani: apaan sih di, maen rangkul2 aja….
Didi: waelah agresif bgt…hahaha
Shani: diem lu
Didi: nanti lu mau sarapan apa?,
Shani: kepo lu, udah sana gih…

Mengingat itu bukan urusan ku lagi, jadi aku mencoba untuk terbiasa dan acuh tak acuh pada mereka…,
*ditaman sekolah*
Didi: shan, sendirian aja…
Shani: hmmm
Didi: ada apaan si, cerita lah, gak bagus lu cemberut kaya gitu, nanti cepet tua…..
Shani: *diem*
Didi: shan…… lu gak suka sama gua?,
Shani: itu lu tau
Didi: gua Cuma  suka sama lu shan…,
Shani: ya tapi gua gak suka, jangan maksa deh….
Didi: lu masih suka orang yang sebentar lagi bakalan mati itu ya?, dia itu gak akan lama lagi……
Shani: *nampar* gua gak akan mau kenal sama lu kalo lu ngomong kaya gitu lagi
Didi: apa rasanya  kalo tau bakal kehilangan seseorang yang mencintai lu?
Didi: ketika dia meninggal, apa yang akan terjadi sama lu?, gua gak sanggup ngeliat lu terluka *lalu pergi*

*dikelas*
Fahmi: gua denger lu gangguin shani ya tadi,
Didi: lah kan dia udah bukan urusan lu lagi, ya gua bebas lah…
Fahmi: tapi dia merasa keganggu, oke skarang gini aja, gua tantang lu,
Didi: nantang apaan?, tubuh lu aja ga sehat gitu…..
Fahmi: basket 1 on 1
Didi: itu sama aja gua bantu lu untuk bunuh diri…..
Fahmi: kalo gua kalah, shani buat lu, tapi kalo gua menang, lu gak usah deketin dia lagi….. deal?
Didi: oke gua terima tantangan lu….
Dan setelah itu pun kami bermain basket selama 20 menit, dan akhirnya aku yang memenangkan pertandingan itu,
Fahmi: janji adalah janji, jadi tinggalkan shani sendirian…………., hhaaaaaahh, rasanya udah lama gua gak olahraga…… \(^O^)/

Setelah tanding basket aku merasa sedikit lega, merasa sedikit bebas karna aku rasa aku sudah bisa menguasai diriku, tapi aku tidak akan tau apa yang terjadi di kemudian hari nanti….
Sepulang sekolah, karena kami sudah akur, aku mengajak shani pergi ke makam andela, dan di gerbang aku bertemu dengan didi…
Didi: hoi mi…..
Fahmi: lu ngapain disini,
Didi: orang gua Cuma lewat, salah…??, gua sekarang punya pacar diluar kampus…. Dia cantik, dan seksi pula, gua bebas melakukan adegan seksi kalo sama dia
Fahmi: knapa lu ngasih tau itu ke kita….
Didi: soalnya dia dan shani beda, shani itu spesial ; )
Shani: hahaha udah kaya  martabak…lol
Fahmi: eh di, pegang janji lu…..
Didi: hahaha canda,oh ya mi, smoga lu cepet sembuh ya…. *lalu cabut*

*dirumah sakit* saya, ayah dan ibu saya dipanggil keruang dokter untuk membicarakan tentang donor jantung
Dokter: ada seseorang pemuda tadi siang kecelakaan, dia membawa kartu donor organ, dan berdasarkan hasil tes, fahmi lah yang cocok untuk didonorkan karena sesuai dengan golongan darah, dan keluarga pemuda itu sudah menyetujui…..
Ibu: Alhamdulillah….
Ayah: setelah sekian lama ya, akhirya fahmi dapat pendonor juga….
Dokter: fahmi…, operasi akan dilakukan dalam 2 hari, dan dari sekarang hingga hari H, saya minta kamu tetap di tempat tidur dan kalau bisa jangan meninggalkan ruangan….
Fahmi: dok,kalo transplantasi nya sukses, apa saya bisa hidup normal lagi?, makan sepuasnya?, bisakah saya kuliah…… dan menikah?
Dokter: tentu saja, jalani hidupmu dengan baik dan dengan pemikiran positif….
Fahmi: iya dok :”)

*dilorong rumah sakit*
Fahmi: hai shan… aku dapet donor jantung loh dalam 2 hari ini…
Shani: oh, selamat ya…..
Fahmi: iya, duduk didalem aja  yuk,…… mungkin ini semacam orang frustasi ya, bahkan dokter aja ngga tau siapa pendonornya…., padahal aku pengen banget berterimakasih ke pendonor dan juga keluarganya….
Shani: iya kamu bener…..
Fahmi: oiya, apa ada anak sekolah kita juga yang sakit disini….?, soalnya dari kemarin aku liat banyak seragam sekolah kita di rumah sakit ini…
Shani: gak tau deh, kelas lain atau kakak kelas mungkin….
Fahmi: ooh….
Shani: mi, aku keluar dulu ya, mau ke mobil…..
Fahmi: iya…..
Ketika shani keluar dari kamar ku dia, dipanggil  oleh temen sekelasnya si Nina….
Nina: shani….
Shani: eh nina, lu ngapain disini nin?,
Nina: lah lu belum tau emang?, si didi kecelakaan dan dia dirawat disini, otak nya ngga berfungsi, dia koma, sekarang dia lagi diruang ICU, gua baru abis dari sana..
Shani: oh……. (Jangan-jangan yang donor buat fahmi………) *ngomong dalem hati*
Nina: shan, kok bengong?,
Shani: oh, ngga apa-apa, gua duluan ya…..
Nina: oke daaah….

*dikamar fahmi*
Teman sekelas1: *buka pintu* wah perawat nya salah ngasih alamat kamar nih,
Teman sekelas2: iya, eh itumah fahmi temen sekelas kita juga kan….
Fahmi: apa  ada murid skolah kita yang dirawat disini?
Teman sekelas1: ada mi, si didi, dia kecelakaan trus skarang lagi koma….
Teman sekelas2: duh dimana sih kamar nye didi….
Fahmi: hah…..!! minggir-minggir *lari keluar kamar*

Ditengah perjalanan ke bawah, aku bertemu dengan shani dan kami pergi keatap rumah sakit untuk  mengobrol,
Fahmi: jadi kamu udah tau..?
Shani: hmmm, sebenernya…..
Fahmi: itu sebabnya aku gak boleh kemana-mana….
Shani: aku gak tau apa-apa, ini Cuma kebetulan….
Fahmi: gak usah boong…… mungkin ini kesempatan terakhirku, aku gak bisa, aku gak mau ngambil jantung seorang teman untuk bertahan hidup…..
Shani: barusan kamu keliatan seneng banget pas tau kalo kamu dapet donor jantung, aku gak peduli jantung siapa itu, kalo dia akan membantu mu hidup, maka itu bakal baik-baik aja…., aku gak akan ngebiarin kamu ngebatalin donor ini, kalo kamu  mati aku akan…….
Fahmi: shan…….!! Udah jangan ngomong apa-apa lagi, kamu itu gak ngerti apa itu mati…., seberapa menakutkannya itu,…. Kondisi aku dan didi sekarang sama,
Fahmi: shan….. apa artinya hidup?, apa aku harus ngambil jantung temen untuk hidup lebih lama?, aku gak pengen kaya gitu….


*dikamar*
Fahmi: bu, aku pengen transplantasi ini dibatalin aja,
Ibu: apa maksud kamu?, kamu gak mau?, kenapa?, kenapa kamu gak ingin transplantasi jantung…?
Dokter: permisi, ibu sebelumnya mohon maaf yang sebesar2nya, keluarga pendonor menarik kembali persetujuan untuk donor darahnya,
Ayah: tapi apa itu boleh pada tahap ini dok, kenapa harus sekarang, saya gak bisa terima…
Fahmi: pah, udah gak apa-apa, aku bakalan bertahan….., mulai besok saya udah bisa kembali ke skolah kan dok?,
Dokter: i-iya…..
*disekolah* sebenarnya aku kurang paham untuk apa saat ini aku sekolah, mengapa harus belajar untuk masa depan yang tidak berumur panjang, aku yang saat ini gagal mendapatkan donor, hanya bisa berharap tuhan mau memperpanjang umurku sedikit lagi, walaupun aku tau aku tidak akan bisa menepati janjiku,
Shani: mi…..aku Cuma mau bilang, jangan nyerah ya……, jangan memikirkan kematian….
Fahmi: haha itu aneh….,denger kata-kata dari kamu bikin sakitnya ilang…hehhe
Shani: haha lol, iyalah, kan aku obat kamu yang paling ampuh :P

*dikelas*
Shani: kamu gak apa-apa?,
Fahmi: gak apa-apa kok, Cuma agak sakit aja,
Shani: yaudah ke uks aja, ayo aku temenin…
Fahmi: gausah udah, kamu kan tadi disuruh keruang guru, aku bisa sendiri kok,
Lalu aku jalan  ke uks, sebenarnya untuk jalan ke uks agak susah tapi karena ngga mau ngerepotin shani, jadinya aku jala sendiri….
*tiba-tiba didepan ruang guru*
Nina: shan……!!
Shani: kenapa nin? Keliatannya ngos-ngosan gitu,
Nina: fahmi tadi pingsan dilorong sekolah trus  skarang lagi dibawa ambulan kerumah sakit,
Shani: hah!! Yang bener?, yaudah makasih ya nin, aku jalan duu…. *buru-buru pergi ke rs*

Hari itu, jantungku melemah sampai2 aku pingsan dan harus dibawa kerumah sakit, tingkat kesadaranku menurun, dokter memakai alat kejut jantung untuk membantuku. Tidak lama kemudian,
Dokter: silahkan masuk… mungkin ini akan menjadi saat2 terakhir bersamanya…..
Ibu: fahmi….. maaf karna kamu gak dilahirkan sehat…. : (
Ayah: kamu begitu kuat, ayah bangga padamu….
Shani: ngga….. ini gak mungkin… *lari kearah kamar didi*

*dilantai bawah dikamar didi*
Shani: om……, tolong…..saya mohon…. Donorkan jantungnya didi ke fahmi…. Aku tau aku egois, tapi…saat ini fahmi dalam kondisi kritis….. saya mohon…..*meneteskan air mata*
Ayahnya didi: dek……, maaf, saya gak  bisa berkata “ya”, karna kemarin didi mengeluarkan air mata, malam tadi tangannya bergerak, kata dokter itu hanya refleks, tapi bagi keluarga itu adalah harapan….., keajaiban mungkin saja terjadi…. Bisa saja dia terbangun besok dan berkata “dimana aku pa?” aku tidak bisa menghancurkan harapannya, mohon dimengerti….
Ayahnya didi: saya mohon maaf yang sebesar2nya…..

ya Tuhan, mengapa aku masih merasa jauh dariMu padahal waktu ku mungkin tinggal sebentar lagi. Tuhan, hari ini shani menangis lagi…., aku mohon berikan sedikit aku waktu lagi agar bisa memberikan kebahagiaan terakhir untuk dia
Kemudian dengan perlahan aku membuka mata dan kembali sadar, walaupun seluruh tubuhku masih terlihat lemas,  ayah dan ibuku merasa senang, walaupun aku tau kesadaranku ini diberikan Tuhan mungkin hanya untuk mengucapkan kalimat perpisahan yang tidak sempat aku ucapkan ke semuanya,
Ibu dan ayah lekas memanggil dokter ketika  aku sadar, dan tidak lama kemudian,  shani memasuki ruanganku dan tampaknya dia agak kaget karena melihat kondisiu yang sudah sangat baik sekarang.
Fahmi: eh shan, pergi keluar yuk, aku udah menghubungi teman2 kita yang lain,
Shani: tapi mi…..
Fahmi: mungkin ini kesempatan terakhirku untuk  senang2 hehehe, aku siap2 dulu ya, abis itu kita brangkat….

Kami berdua jalan keluar rumah sakit secara sembunyi-sembunyi, kami sekarang bergegas menemui temana2 yang lain, walaupun shani kurang setuju dengan usulku ini…
Shani: mi, mendingan gak  usah pergi deh
Fahmi: wah kayanya langitnya cerah ya
Shani: mi….dengerin aku…kamu kan belom sehat banget…
Fahmi: udah diem deh aku sehat kok, bahkan lebih sehat dari yang kemarin…..
Shani: tapi bener kamu udah agak baikan sekarang….?,
Fahmi: gak percaya?, nih kamu aku gendong…. *ngangkat shani*
Shani: eeeehhhh…. Turunin,iya iya aku percaya kok…., jadi  skarang kita kemana?,
Fahmi: kita ketemu temen2 dulu, dicafe depan ancol, abis itu masuknya bareng…
Shani: eh, emang mau kemana?,
Fahmi: dufan…..
Shani: waaah gila kamu, bisa kambuh nanti penyakitnya……
Fahmi: ngapain takut, kan obat terbaik aku ada disamping aku sekarang,
Shani: ciyyyee makasih yaa :*
Fahmi: dih apaan sih orang ini *ngeluarin obat*  :P
Shani: ih dasar kamu mah *cubit*
Fahmi: woy sakit…., hahaha

Setelah ngobrol panjang lebar di perjalanan, akahirnya kami sampe juga di depan ancol, temen2 yang lain juga udah nungguin,
Ozom: naaah, nih dia yang punya acara
Kiki: lama amat lu,
Fahmi: ya macet pak,
Sandy: btw, tambah sehat aja lu mi,
Kiki: iya, shani juga nambah cantik aja nih…
Sandy: btw lu jadi bayarin kita kan?,
Fahmi: ki -,- kebiasaan, jadi kok san tenang aje, btw Cuma lu bertiga doang?, kirain gua rame….
Ozom: iye ini, eh mi temen sebangku yang disekolahanlu mana?, gak lu ajak?,
Fahmi: dia masih koma, eh yaudeh masuk yuk, daripada kelamaan…
Shani: jadi ini kamu yang bayarin semua?,
Fahmi: iya ga apa-apa, skali-skali.
Sandy: iya nih, lu tumben bayarin semuanya mi…
Fahmi: yaa, gak apa-apa, emang lu pada gak mau gua bayarin….
Kiki: ya mau lah, udah gak usah ditanyain lagi san, nanti dia berubah pikiran….hahhaha
Sandy: oke sip sip.

Dihari itu, aku menghabiskan waktu dengan bermain sepuasnya bersama shani dan teman-teman dekatku , aku juga memakan banyak makanan yang sudah ama aku inginkan… di sore harinya karena teman2 yang lain pulang duluan, aku dan shani menyempatkan diri untuk  melihat keindahan matahari terbenam….

Shani: aku seneng deh hari ini…..
Fahmi: iya sama…
Shani: kita akan kesini lagi nanti kan?,
Fahmi: emmm shan…..
Shani: hmmm…?
Fahmi: hari ini kita bersenang2 kan?,
Shani: iya… : )
Fahmi: aku minta maaf, karna mungkin gak akan bisa menepati janjiku… hari ini tuhan memberikanku waktu lebih… ayo kita balik ke rumah sakit : )  ini ada sesuatu….
Shani: ini apa?
Fahmi: ini jimat keberuntungan aku dari kecil, aku selalu bawa ini kemana2, dan aku tambahin lagi isinya pas aku smp….
Shani: buat aku?,
Fahmi: iya, udah kamu simpen aja…..

Dalam perjalananku kerumah sakit, dadaku kembali sakit dan aku pingsan lagi sehingga aku  kerumah sakit dengan menggunakan ambulan…..
Shani: maafkan saya tante
Ibu: *nampar shani* apa kamu gak mikir….?!!
Ayah: bu udah…..
Ibu: kamu kan tau dia lagi gak sehat…!!
Ayah: udah bu, tenang dulu ya….

Saat ini aku hanya terbaring lemah dirumah sakit dan dokter serta perawatnya kembali memakai alat kejut jantung untuk membantu jantung ku dan aku hanya bisa menunggu kabar baik dari Tuhan, siapa tau dia berubah pikiran.


Sepertinya Tuhan tidak akan merubah pikiran nya tentang diriku, “Tuhan, maafkan aku, karena di kehidupanku yang lebih singkat dari yang lainnya ini, aku tidak dapat menggunakan hidupku dengan sebaik2nya, maka sekarang izinkan aku untuk beristirahat disampingmu, tolong jaga dia untuk hidupku juga, karena cintaku sekarang masih hidup didalam hatinya”
Dan setelah sekian lama dokter berusaha sekuat tenaga………
Dokter: jam 06.26……..pa, bu, s-saya mohon maaf, saya sudah berusaha semampu saya, saya turut berduka atas kehilangan kalian…..
Ibu: *nangis* fahmi…..
Ayah: kamu udah berusaha keras selama ini nak, ayah bangga sama kamu….

Setelah mendengar semua itu shani berlari keatap rumah sakit dan menangis disana, dia ingat ada sesuatu yang dikasih fahmi hari itu, itu adalah jimat keberuntungan.... berupa amplop yang didalam nya ada suratnya dan isi dari suratnya adalah “doa ku, untuk semua orang yang aku sayangi…., kuharap mereka merelakanku pergi” dan dibalik sura itu ditulis lirik lagu A7X yang berjudul “I Won’t See You Tonight”
Cry alone, I’ve gone away
No more nights, no more pain
I’ve gone alone, took all my strength
But I’ve made the change,
I won’t see you tonight
Sorrow,
Sank deep inside my blood
All the ones around me,
I cared for and loved
It all built up, inside of me
A place so dark, so cold, I had to set me free
Don’t mourn for me, you’re not the one to place the blame
As bottles called my name,
I won’t see you tonight

Sorrow, sank  deep inside my blood
Al the ones around me
I cared for and most of all I loved
But I can’t see myself that way
Please don’t forget me, or cry while I’m away
No more breath inside
Essence left my heart tonight
So far away I’m gone. Please don’t follow me tonight.
And while I’m gone,everything will be alright

*dirumah fahmi*
Ayah: ini barang kesayangannya fahmi, dari dulu dia ingin sekali kamu yang menjaga barang ini kalo dia udah gak ada, om yakin fahmi pasti senang
Shani: makasih ya om….
Ibu: shan….. terimakasih ya karna udah sayang sama putra pertama kami…. Untuk selama ini….. terimakasih banyak
Shani: iya sama-sama tante : )

Sepulangnya dari sana, shani langsung menuju ke pantai yang menjadi tempat terakhir kita  bersama-sama…..
Shani: mi….. ini Cuma soal waktu, kamu  hidup dalam kesedihan… kita berdua hidup dalam banyak kesedihan….. tapi mi… aku gak menyesali apapun, karna aku bisa bertemu denganmu, aku bisa jatuh cinta denganmu, jadi….kalo  nanti kita bertemu lagi…. Meski harus hidup dalam kesedihan………….., aku pasti akan tetap jatuh cinta denganmu lagi…..


***************************TAMAT*********************************
Note : fanfict ini mengambil cerita dari film “I Give my first love tou you” jadi, ditonton juga ya filmnya ^^